KAYONG INFORMASI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) melalui BPBD Kalbar melihat peluang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kabupaten Ketapang.

Meski potensi hujan di wilayah tersebut sebelumnya diperkirakan terbatas, data pertumbuhan awan pada Kamis (1/10/2026) menunjukkan kondisi yang cukup mendukung.

Plt Kepala BPBD Provinsi Kalbar, Ridwan, mengatakan hampir seluruh kabupaten di Kalbar memiliki potensi pertumbuhan awan pada 1 Oktober 2026. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Ketapang.

“Kalau dilihat untuk potensi pertumbuhan awan, hampir seluruh kabupaten yang ada di tanggal 1 Oktober ini terlihat. Di Kabupaten Ketapang yang kita agak khawatirkan tadi mempunyai potensi pertumbuhan awan hujan sangat tinggi, lebih dari 70 persen,” ujar Ridwan, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, potensi pertumbuhan awan tersebut menjadi peluang untuk mendukung pelaksanaan OMC di Ketapang. Operasi dapat dilakukan apabila kondisi atmosfer dan data yang diterima menunjukkan situasi yang memungkinkan.

“Semoga dari data yang ini kita bisa melakukan OMC untuk wilayah Ketapang dan untuk pada waktu-waktu ke depan juga kalau untuk pertumbuhan ataupun potensi pertumbuhan awan di kabupaten tersebut cukup bagus, jadi operasi OMC dapat kita lakukan,” katanya.

Pelaksanaan OMC akan tetap disesuaikan dengan perkembangan data cuaca. Potensi pertumbuhan awan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu dan wilayah operasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemprov Kalbar dalam mendukung penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang masih memiliki titik panas dan membutuhkan dukungan penanganan dari sisi udara.