Kayonginformasi.com – Pembangunan Pabrik Smelter Aluminia dan Aluminium di Pulau Penebang, Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kayong Utara, masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) merupakan salah satu investasi terbesar di Kalimantan Barat yang menyasar sektor hilirisasi industri dengan nilai investasi dikisaran Rp50 – Rp59 Triliun.

Anggota DPR RI Komisi XII Dapil Kalbar II Gulam Mohamad Sharon mengungkapkan, Kabupaten Kayong Utara (KKU) merupakan tempat investasi paling besar di Kalimantan Barat.

“Ini peran pak Bupati, mendorong supaya pulau penebang menjadi proyek strategis nasional (PSN), dan itu nilainya puluhan triliyun, maka ini menjadi penting untuk Kayong Utara mendukung proyek itu,”ujar Gulam Mohamad Sharon usai pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) KKU periode 2025 – 2028.

Dirinya mejelaskan, pada saat ini PSN tersebut sudah terealisasi, dan secara otomatis pendapat daerah di Kayong Utara ini akan meningkat jauh, dengan PAD yang meningkat, maka akan mendorong ekonomi bergerak jauh lebih cepat dan gencar.

“Nah maka demikian UMKM-UMKM yang ada, akan lebih berkembang lebih baik, tentu juga akan banyak lapangan kerja yang ada di Kayong utara,” pungkasnya.