KAYONGINFORMASI – Sejumlah guru di berbagai daerah khususnya Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara mengeluhkan keterlambatan pembayaran tunjangan, seperti tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) yang belum dibayarkan dari bulan Januari 2025 hingga saat ini.
Diketahui, kendala ini menyebabkan keresahan karena guru harus menunda pembayaran kebutuhan pokok dan merasa hak-hak mereka terabaikan oleh dinas terkait.
“Semoga dengan kadis yg baru lebih dapat memperhatikan hak-hak guru yg ada di kabupaten kayong utara,” kata salah satu guru di Simpang Hilir kepada awak media, pada Jum’at (19/09/2025)
Dirinya berharap tunjangan tersebut agar segera dibayarkan oleh dinas terkait, karena menurutnya guru selalu dituntut untuk berkembang dan selalu mencerdaskan anak-anak bangsa, sedangkan hak mereka belum terpenuhi.
“Harapannye agar segera bise di bayar kan untuk tamsil tahun 2025 karena dari bulan 1 sampai sekarang belum dibayarkan,” terangnya.
“Karena guru selalu di tuntut untuk terus berkembang namum ada hak-hak guru yg blm di selesaikan oleh dinas terkait,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi menerangkan bahwa dirinya akan mengkroscek keluhan dari para guru tersebut. Menurutnya ia belum mengetahui tentang Tamsil tersebut dikarenakan informasi belum sampai kepadanya.
“Saye cobe kroscek dulu ye, karena belom sempat menyentuh barang ini.
Masih bahas internal dulu kami ni,” kata Jumadi saat dikonfirmasi awak media. (Sans)
Tinggalkan Balasan