KAYONG INFORMASI – Kondisi fasilitas pendidikan di wilayah pelosok kembali menjadi sorotan. SD Negeri 32 Jelutung, yang berlokasi di Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, dilaporkan membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, Selasa (21/04/2026).

Kurangnya perhatian terhadap sarana dan prasarana di sekolah tersebut dikhawatirkan dapat menghambat proses belajar mengajar serta kenyamanan siswa dan guru dalam beraktivitas.

Hal ini turut ditegaskan oleh salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ia menaruh harapan besar agar pemerintah segera turun tangan melihat keadaan di lapangan.

“Kondisi terkini SDN 32 Jelutung, semoga pihak terkait segera turun melihat langsung kondisi sekolah ini,” kata warga saat dikonfirmasi Media Kayong Informasi.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading, membenarkan bahwa kondisi infrastruktur di SDN 32 Jelutung memang belum sepenuhnya memadai.

“Betol bang, karena sekolah ini kondisinya sudah roboh sebelumnya. Tahun lalu baru mampu kite bangun 2 lokal, sisanya memang masih di bangunan sementara,” ungkap Jumadi Gading saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (21/04/2026).

Meski saat ini sebagian siswa masih harus belajar di bangunan sementara, pihak Dinas Pendidikan menyatakan tetap mengupayakan agar sisa bangunan yang belum permanen dapat segera ditangani.

Kondisi SDN 32 Jelutung ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah akan pentingnya pemerataan infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah-wilayah terpencil agar standar kualitas belajar mengajar tidak tertinggal dari wilayah perkotaan. (KAYONG INFORMASI)