KAYONG INFORMASI – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kayong Utara tahun 2026 yang dirangkai dengan pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai telah berjalan dengan lancar dan baik.
Acara yang dipusatkan di kawasan pelataran eks Sail Karimata ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.
Salah satu peserta pameran UMKM, Denny Hendrawan, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Meskipun sempat terdapat dinamika teknis terkait penempatan stan, hal itu dianggap sebagai bahan evaluasi yang wajar agar penyelenggaraan ke depan menjadi lebih sempurna.
“Secara keseluruhan, pelaksanaan MTQ, baik itu segmen UMKM maupun rangkaian MTQ itu sendiri, sudah berjalan cukup baik. Memang masih terdapat beberapa kekurangan, misalnya ada pihak yang kurang puas dengan penempatan stan UMKM. Namun hal itu tidak begitu signifikan dan akan menjadi pelajaran agar pengelolaan serta penataan UMKM ke depannya bisa lebih baik lagi,” ungkapnya saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Senin, 3 Agustus 2026.
Lebih lanjut, ia berharap agar kemeriahan MTQ tahun ini dapat terus berlangsung dengan sukses hingga acara penutupan, sehingga berkah dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara.
“Harapannya, pelaksanaan MTQ ini bisa terlaksana dengan sukses seperti yang diharapkan semua orang. Jadi, semua bisa merasakan manfaat dari MTQ itu sendiri,” tambahnya.
Untuk semakin menyemarakkan acara, ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk datang berkunjung, meramaikan lokasi pameran, dan mendukung produk-produk lokal yang dijajakan oleh para pelaku UMKM.
“Untuk masyarakat umum, mari silakan datang ke stan UMKM yang ada di pelataran eks Sail Karimata. Mari berbelanja dan sukseskan MTQ Kabupaten Kayong Utara tahun 2026,” pungkasnya.
Pelaku UMKM lain, Emy Wati, merasakan langsung dampak positif dari keramaian perhelatan akbar ini. Menurutnya, acara berskala provinsi ini sangat strategis dalam mendongkrak perputaran uang di masyarakat.
“Menurut saya, acara MTQ ini tentunya sangat membantu masyarakat Kabupaten Kayong Utara, terutama bagi pelaku UMKM yang pastinya dapat meningkatkan perekonomian,” ujarnya saat ditemui.
Sebagai tuan rumah, kelancaran dan kenyamanan selama acara berlangsung tentu menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, ia turut mengimbau seluruh elemen masyarakat Kayong Utara untuk bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut, sekaligus menjaga ketertiban lingkungan.
“Untuk masyarakat Kabupaten Kayong Utara, mari kita bersama-sama menyukseskan acara MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat ini, dan tentunya mari kita jaga ketertiban serta kebersihan lingkungan daerah kita,” tambahnya.
Lokasi pameran yang berdekatan dengan area pariwisata juga menjadi daya tarik tersendiri. Memanfaatkan momentum ini, para pedagang aktif mempromosikan produk lokal mereka kepada pengunjung yang datang dari dalam maupun luar daerah.
“Jangan lupa, buat masyarakat serta pengunjung Pantai Pulau Datuk untuk mampir ke stan kami, yaitu stan jajanan kuliner kekinian,” pungkasnya dengan penuh semangat.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, perhelatan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kayong Utara diharapkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam meninggalkan jejak ekonomi yang positif bagi daerah.
Tinggalkan Balasan