KAYONG INFORMASI – Keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang melanda wilayah Kabupaten Kayong Utara akhir-akhir ini memicu respons keras dari pihak legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Syaiful Hartadin, menyayangkan pemadaman dengan durasi panjang tersebut terbukti melumpuhkan aktivitas warga.

“Saya selaku anggota DPRD, cukup menyesalkanlah kejadian ini bisa terjadi. Apalagi jangka waktu pemadamannya ini cukup panjang lah. Beberapa jam itu cukup panjang. Masyarakat saya juga banyak yang komplain, banyak yang menghubungi saya menanyakan perkara pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN ini,” kata Syaiful saat dikonfirmasi media Kayong Informasi, Minggu (05/07/2027) pagi.

Menurut Syaiful, pemadaman yang terjadi tanpa mengenal waktu baik siang maupun malam telah membawa dampak domino yang merugikan masyarakat. Salah satu imbas yang paling krusial adalah lumpuhnya jaringan komunikasi secara total.

“Persoalan paling utama adalah hilangnya jaringan komunikasi. Kalau matinya cuma sebentar mungkin tidak masalah, tapi kalau sudah berjam-jam, jaringan komunikasi di Seponti mati total,” tambahnya.

Tak hanya memutus akses komunikasi, pemadaman listrik ini juga memukul sektor pelayanan publik dan perekonomian warga. Syaiful mengungkapkan, banyak aktivitas di kantor desa, kantor kecamatan, hingga instansi lain yang mandek karena mayoritas belum memiliki fasilitas genset yang memadai.

“Menyangkut pelayanan publik pasti, di sana itu misalnya di kantor-kantor desa, kantor camat begitu mau ngeprint tiba-tiba mati. Sedangkan kita di sana itu tidak semuanya kantor memiliki genset yang memadai,” tegasnya.

Menyikapi kondisi yang meresahkan ini, Syaiful mendesak pihak PLN untuk tidak menutup mata dan segera memberikan penjelasan yang transparan serta rinci kepada publik terkait akar permasalahan yang terjadi.

“Kami sangat menyesalkan sikap PLN yang melakukan pemadaman durasi panjang tanpa ada penjelasan yang jelas mengenai kendala teknis yang dihadapi, supaya masyarakat bisa bersiap-siap terlebih dahulu ketika ada pemadaman yang panjang,” tutupnya.