KAYONG INFORMASI – Romi Wijaya menghadiri sekaligus melepas secara resmi kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan tim Soeratin Usia 13 (U-13) Kabupaten Kayong Utara pada Kamis (11/06/2026).
Dalam arahannya, Romi menyampaikan tiga poin krusial untuk membakar semangat para atlet muda Kayong Utara selama berkompetisi nanti.
– Jadikan Keterbatasan sebagai Pemicu:
Romi meminta para atlet tidak berkecil hati dengan keterbatasan fasilitas maupun persiapan. Sebaliknya, keterbatasan harus menjadi bahan bakar untuk membuktikan kualitas diri.
– Fokus pada Pengembangan Diri: Pertandingan harus dijadikan wadah untuk meningkatkan (upgrade) kompetensi, mentalitas, dan mengasah kerja sama tim, bukan sekadar urusan menang atau kalah.
– Menjaga Nama Baik Daerah:
Kontingen diminta bertanding secara sportif dan membawa nama baik Kabupaten Kayong Utara dengan semangat pantang menyerah.
“Kami menitipkan pesan agar mereka tetap bertanding dengan penuh semangat. Apapun hasilnya, yang paling penting adalah telah menunjukkan semangat pantang menyerah. Hasil yang baik bukan tujuan semata, proses yang baik jauh lebih bermakna,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara juga berkomitmen untuk mengupayakan apresiasi bagi para atlet yang berhasil menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah.
Saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai kemungkinan adanya bonus atau reward tersebut, Romi menegaskan bahwa pihak pemerintah akan berikhtiar secara maksimal.
“Insyaallah nanti kita ikhtiarkan, nanti kita ikhtiarkan,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan