KAYONG INFORMASI – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memimpin langsung pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), peninjauan dilakukan pada malam takbiran, Jumat (20/3/2026).
Pusat pemantauan difokuskan pada Pos Pengamanan Operasi Ketupat yang berlokasi di halaman Masjid Raya Mujahidin, Pontianak. Peninjauan ini bertujuan memastikan kondusivitas wilayah, kelancaran arus mudik, serta menjamin kekhusyukan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.
Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait yang tetap siaga di garis depan demi melayani masyarakat selama periode Lebaran.
“Mudah-mudahan kebersamaan kita ini membuahkan hasil maksimal dalam menjaga keamanan. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, semoga kita semua mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” ujar Ria Norsan.
Selain meninjau kesiapan personel, ia juga mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Masyarakat diimbau tidak memaksakan diri apabila lelah dan dapat memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan.
Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh pos pengamanan di wilayah Kalimantan Barat telah beroperasi sesuai standar operasional dalam rangka mengawal perayaan Idul Fitri tahun ini.
Ria Norsan juga mengungkapkan adanya antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah, seperti Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Bengkayang, dan Sambas.
Sementara itu, wilayah hulu terpantau relatif lancar tanpa antrean.
“Antrean BBM terpantau terjadi di beberapa wilayah pesisir. Namun untuk wilayah hulu, kondisi relatif lancar. Kami telah melakukan langkah antisipasi,” katanya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan otoritas terkait guna menjamin ketersediaan energi selama masa libur Lebaran.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pertamina Regional Kalimantan, dan dipastikan stok BBM untuk wilayah Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya. (KAYONG INFORMASI)
Tinggalkan Balasan