KAYONG INFORMASI – Gangguan jaringan internet melanda Kabupaten Kayong Utara sejak Sabtu sore hingga Minggu (30/08/2026) siang semakin dikeluhkan berbagai sektor. Tak hanya menyulitkan komunikasi warga di tengah kepungan kabut asap karhutla, kendala jaringan ini kini berdampak serius pada aktivitas perekonomian lokal, khususnya para pengusaha coffee shop.
Salah satu pemilik usaha coffee shop di Kayong Utara, Irvan, mengeluhkan dampak signifikan yang dialaminya akibat gangguan jaringan ini. Irvan menyebutkan bahwa sebagian besar pelanggan yang mendatangi usahanya bergantung pada koneksi internet untuk bekerja maupun bermain game.
“Terkait sinyal internet yang mengalami gangguan, ini benar-benar berdampak pada bisnis kami yaitu di coffee shop terutama karena, pelanggan-pelanggan kami itu orang-orang yang biasanya menggunakan internet ya untuk kerja dan untuk main game gitu,” kata Irvan saat dikonfirmasi media lokal Kayong Informasi, Minggu (30/08/2026) siang.
Irvan mengungkapkan bahwa kombinasi antara maraknya bencana karhutla dan lumpuhnya jaringan internet membuat situasi usaha kian memprihatinkan. Penurunan omzet tak dapat terhindarkan karena kenyamanan pengunjung menjadi sangat terganggu.
“Jadi, ini benar-benar sangat berdampak pada omzet kami yang terus menurun gitu. Apalagi sekarang karhutla, jadi semakin banyak sekali persoalan yang kami hadapi gitu,” tambahnya.
Atas kondisi tersebut, Irvan mewakili para pengusaha berharap agar instansi serta penyedia layanan jaringan terkait dapat segera mengambil tindakan cepat untuk menyelesaikan permasalahan ini.
“Jadi, mohon untuk pihak-pihak terkait bisa memperbaikinya dan menyelesaikan persoalan ini,” tutupnya.
Hingga Minggu siang, gangguan sinyal masih dirasakan oleh warga Kayong Utara, sementara belum ada rilis resmi mengenai penyebab pasti maupun estimasi waktu pemulihan jaringan dari pihak terkait.
Tinggalkan Balasan