KAYONG INFORMASI  – Suasana fajar pertama Ramadan 1447 Hijriah di Kota Mempawah berlangsung khidmat. Ratusan jemaah tampak memadati Masjid Agung Al-Falah untuk menunaikan salat Subuh berjamaah bersama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dan Bupati Mempawah, Erlina, Minggu (1/3/2026).

Kehadiran kedua pemimpin daerah ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Usai salat, Ria Norsan menyampaikan tausiah yang sarat akan pesan moral dan refleksi diri.

Dalam pesannya, Norsan mengingatkan agar Ramadan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan yang berlalu tanpa makna. Ia menekankan bahwa bulan suci harus menjadi ruang pembelajaran atau madrasah untuk memperbaiki kualitas diri secara menyeluruh.

“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di dalamnya kita dilatih untuk sabar, disiplin, jujur, dan peduli. Jangan sampai ibadah kita hanya menggugurkan kewajiban tanpa meninggalkan bekas dalam perilaku sehari-hari,” kata Norsan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan puasa tercermin dari perubahan sikap setelah Ramadan usai.

Ia berharap masyarakat mampu menjaga konsistensi ibadah serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu menahan amarah, menjaga lisan, dan memperkuat ukhuwah,” ujarnya.

Dalam tausiah tersebut, Norsan juga mengaitkan nilai-nilai spiritual dengan pembangunan daerah.

Ia menilai kemajuan Kalimantan Barat harus berjalan beriringan antara pembangunan fisik dan pembinaan mental masyarakat.

“Kita ingin pembangunan yang utuh. Infrastruktur terus kita dorong, tetapi karakter dan akhlak masyarakat juga harus dibangun. SDM yang unggul dan beriman adalah fondasi kemajuan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina, menyampaikan bahwa Gerakan Salat Subuh Berjamaah menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Momentum seperti ini sangat berharga. Selain memperkuat keimanan, kita juga bisa berdialog langsung dengan warga. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan Mempawah,” ujar Erlina.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta mendukung program pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius.

Kegiatan Subuh berjamaah tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, Sekretaris Daerah Ismail, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Sejak sebelum azan berkumandang, jamaah telah memenuhi saf-saf masjid, menciptakan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan di awal bulan suci. (KAYONG INFORMASI)